Desain Taman dan Tugu Kemenangan “Jati Diri” karya Reta Matra. (FOTO: Dok Reta Matra)
KINGDOMSRIWIJAYA, Pangkalpinang – Desain karya Rendi, Safira Yasmin, Alfreza Fediansyah dan Jamhari dari Reta Matra Studio berhasil keluar sebagai desain terbaik pada Lomba Desain Taman dan Tugu Kemenangan HUT ke-267 Kota Pangkalpinang.
Lomba desain yang berlangsung dari 2-15 September 2024 telah diumumkan pemenangnya pada 22 September 2024. Senin (7/10) berlangsung upacara penyerahan hadiah kepada pemenang dari Reta Matra Studio diserahkan langsung Penjabat (Pj) Wali Kota Pangkalpinang Budi Utama diterima Safira Yasmin mewakili Reta Matra Studi di halaman depan kantor wali kota.
Desain karya Safira Yasmin dan kawan-kawan menjadi yang terbaik menyisihkan sembilan peserta lainnya. Karya desain yang diberi nama Tugu Kemenangan “Jati Diri” berhasil menjadi pemenang berdasarkan keputusan tim penilai yang dipimpin Pj Wali Kota Budi Utama dengan anggota Akhmad Elvian (Sekretaris DPRD Kota Pangkalpinang), Agus Salim (Kepala Dinas PUPR Pangkalpinang) dan Haris Munandar (Kepala Bagian Kesra Kota Pangkalpinang).
Menurut Pj Wali Kota Budi Utama pembangunan taman dan tugu kemenangan berlokasi di area eks Kantor Camat Taman Sari, di depan Masjid Muhajirin. Direncanakan akan dibangun pada tahun 2025.

Budi menjelaskan, tugu yang ada di Taman Sari itu memiliki nilai sejarah penting, karena di tempat tersebut berdiri Tugu Pergerakan Kemerdekaan yang bercerita tentang surat kuasa kembalinya Republik Indonesia yang diserahkan Soekarno kepada Sri Sultan Hamengku Buwono IX pada Juni 1949.
“Lokasi ini saksi bisu dari perjuangan bangsa Indonesia. Pada masa itu, Tugu Pergerakan Kemerdekaan dibangun sebagai tanda pemindahan ibu kota Indonesia ke Yogyakarta”, ujar Budi Utama.
Atas penghargaan dari Pemerintah Kota Pangkalpinang tersebut, tim Reta Matra menyampaikan terima kasih. Di laman Instagram @retamatra.studio menulis, “Perlombaan ini tidak hanya sekedar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah bagi kami, dan para peserta lainnya untuk belajar dan mengembangkan diri”.
Pada bagian lainnya akun ini menuliskan, “Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas penghargaan yang telah diberikan. Ini adalah sebuah kehormatan dan motivasi bagi kami untuk terus berkarya. Semoga kemenangan ini bisa menginspirasi banyak orang untuk terus berkarya dan mengejar mimpi. Jangan pernah menyerah! Pangkalpinang Pangkal Kemenangan!”

Pada desain taman dan tugu yang digarap tim Reta Matra berbentuk obelisk yang digabungkan dengan sebuah refleksi pohon pinang berdiri di atas pundan berundak-undak seperti Tugu Pergerakan Kemerdekaan.
Pohon pinang dirancang dengan sembilan pelepah daun pinang yang mencerminkan terbentuknya kota Pangkalpinang. Tugu berdiri di atas 17 punden berundak dengan tinggi 1,7 meter dengan ketinggian seluruhnya 5,7 meter yang seluruhnya melambangkan tanggal tahun terbentuknya Kota Pangkalpinang pada 17 Semptember 1957.
Tugu dirancang dengan desain 360 derajat sehingga pengunjung dapat melihat dan menikmati keindahannya dari segala sudut pandang. Di puncak tugu diletakan Tudung Saji yang merupakan salah satu ikon dari ibu kota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel).
Desain tugu ini juga dilengkapi dengan tugu sebagai fokus taman yang dikelilingi bangku taman melingkar menghadap tugu sehingga tercipta ruang untuk bersantai dan menikmati pemandangan. Lanskap tugu dirancang dengan material alam yang dapat memberikan kesan alami dan harmonis dengan lingkungan sekitar, sehingga terciptanya ruang publik yang nyaman dan menarik.
Empat orang desainer tugu dari Reta Matra berharap tahun 2025 pembangunan taman dan Tugu Kemenangan “Jati Diri” bisa terealisasi. (maspril aries)






