Rektor Unsri Taufiq Marwa saat mengumukan kelulusan sidang terbukta ujian doktor Tri Wahyudi Saleh, Kamis (26/8) di kampus Unsri Bukit Besar, Palembang. (FOTO: Maspril Aries)
KINGDOMSRIWIJAYA, Palembang – Tri Wahyudi Saleh mantan Direktur Utama PT Pusri yang kini menjabat Direktur Manajemen Aset PT Pupuk Indonesia (Persero) berhasil menyelesaikan pendidikan strata tiga (S3) untuk meraih gelar doktor Ilmu Pertanian pada Fakultas Pertanian Universitas Sriwijaya (Unsri) dengan predikat Cumlaude atau “Dengan Pujian”.
Pada Sidang Terbuka Program Ilmu Pertanian, Rabu (26/8) yang dipimpin Rektor Unsri Taufiq Marwa di FH Tower Unsri, Tri berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul “Integrasi Kebijakan Perberasan Hulu ke Hilir Guna Menyusun Rekomendasi Kebijakan Perberasan Terpadu di Indonesia” dengan didampingi Promotor Prof Dr Ir Benyamin Lakitan, MSc, Co-Promotor Prof Dr Ir Dedik Budianta, MS, dan Prof Dr Ir M Yamin, MP.
Direktur Utama Pusri 2020-2023 tersebut berhasil menjawab dengan tuntas dan jelas pertanyaan dari tiga penguji, yakni penguji tamu Jendral TNI (Purn) Prof Dr Dudung Abdurachman, SE, MM, MH yang kini menjabat Kepala Staf Kepresidenan RI, Prof Dr Ir A Muslim, MAgr dan Prof Dr Ir Andy Mulyana, MSc.
Pada sidang terbuka yang berlangsung sekitar dua jam sejak pukul 10.00 Wib, Promovendus Tri Wahyudi Saleh oleh pimpinan sidang terbuka Rektor Unsri dinyatakan lulus dengan prestasi atau predikat “Dengan Pujian” atau Cumlaude dengan masa studi 3 tahun 1 bulan dan Indeks Pretasi Kumulatif (IPK) 4.
Pada sidang terbuka yang dihadiri undangan para pejabat dari Kemenko Pangan, Kejaksaan Agung, direksi dan perwakilan ada BUMN pupuk di bawah PT Pupuk Indonesia (Persero), para pimpinan Perum Bulog, serta hadir Sekretaris Majelis Wali Amanat (MWA) Unsri Prof Anis Saggaff dan Ketua DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) tahun 2019 – 2024 RA Anita Noeringhati, Tri Wahyudi Saleh dikukuh menjadi Doktor Ilmu Pertanian ke 165.

Pada sambutannya usai ditetapkan sebagai Doktor Ilmu Pertanian baru, Tri menjelaskan tentang perjalanan karier dan pendidikan. Menurut ayah dari tiga orang anak ini, dirinya memulai pendidikan beberapa bulan sebelum berakhir masa jabatannya sebagai Direktur Utama Pusri pada Juli 2023.
“Waktu itu saya bertemu dengan Prof Anis Saggaff saat menjabat Rektor Unsri yang mengajak Dirut Pusri bersekolah di Unsri. Ajakan itu saya penuhi, saya tidak datang sendiri ada beberapa orang karyawan Pusri yang saya ajak melanjutkan pendidikannya ke jenjang S2, dan mereka sekarang sudah selesai, lebih dulu dari saya”, ujar Tri yang pernah memegang direktur di Perum Bulog sebelum ditugaskan sebagai Direktur Utama Pusri.
Anis Saggaf yang hadir pada sidang terbuka membenarkan cerita Tri Wahyudi tersebut. “Tri Wahyudi ini orang pintar, cerdas dan memiliki etika yang luar biasa, sayang kalau tidak optimal jenjang pendidikannya. Apo lagi masih muda. Ini tauladan bagi generasi penerus”, kata Anis yang menjabat Rektor Unsri selama dua periode (2015 – 2019 dan 2019 – 2023).
Menurut Anis, walau menjabat sebagai direksi BUMN, Tri Wahyudi menjalani masa pendidikan dengan serius. “Setiap ada jadwal kuliah dia selalu datang ke kampus walau sudah tidak lagi menjabat Dirut Pusri dan bertugas di Jakarta menjabat sebagai salah seorang direktur di PT Pupuk Indonesia”.
Perjalanan Karier
Perjalanan karier Tri Wahyudi setelah lulus dari pendidikan menengah, bekerja di sektor swasta sebagai Account Executive di PT Rimba Dana Sahati kemudian berlanjut di PT Burroughs Wellcome Indonesia dengan menduduki berbagai posisi, yaitu Medical Representative, District Manager, dan Product Manager, selanjutnya dipercaya menjabat sebagai Training and Development Plan Manager di PT Glaxo Wellcome Indonesia pada tahun 1996.

Tahun 1997 Tri memulai kariernya di lingkungan Perum Bulog sebagai Staf Depot Logistik Jawa Barat. Di Bulog karier lulusan dari Universitas Nasional (Unas) Jakarta ini terus meningkat dengan mencapai jajaran direksi. Jabatan sebagai direksi di Bulog, Pada 2016 – 2017 menjabat Direktur Operasional dan Pelayanan Publik, kemudian selama Januari – November 2017 menjabat Direktur Pengadaan, bergeser menjadi Direktur Komersial sejak November 2017 – Agustus 2018,kemudian kembali sebagai Direktur Operasional dan Pelayanan Publik pada Juni 2018 – Agustus 2020 serta merangkap sebagai Komisaris Utama PT Jasa Prima Logistik BULOG tahun 2018 – 2020.
Baru pada 2020 Tri Wahyudi Saleh pindah ke BUMN pupuk, sejak Agustus 202 mendapat promosi sebagai Direktur Utama (Dirut) PT Pupuk Sriwidjaja. Kiprah selanjutnya masih di BUMN pupuk, pada November 2023 ayah dari tiga orang anak ini menjabat sebagai Direktur Pemasaran PT Pupuk Indonesia (Persero) sampai Juni 2025, dan sejak Juni 2025 suami dari Ardiana Atminarni dipercaya mengemban amanah sebagai Direktur Manajemen Aset PT Pupuk Indonesia (Persero).
Untuk perjalanan pendidikannya, Tri yang lahir di Jakarta bersekolah di Sekolah Dasar Negeri Paponggo 03 Pagi, kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 30 Jakarta. Setelah lulus dari SMP, Tri melanjutkan pendidikan ke SPMAN (SMK Pertanian) Yogyakarta dan lulus tahun 1986. Kemudian kembali ke Jakarta untuk melanjutkan pendidikan tinggi Program Sarjana (S1) Ilmu Biologi di Universitas Nasional, Jakarta, pendidikan Magister (S2) Manajemen Agribisnis di Institut Pertanian Bogor (IPB) dan sejak 2023 menempuh pendidikan Program Doktor (S3) Ilmu Pertanian dengan bidang kajian utama Agribisnis di Fakultas Pertanian Universitas Sriwijaya, Palembang. (maspril aries)





