Direksi dan manajemen PT SBS mengikuti Seminar Hukum “Aspek Penerapan Business Judgement Rule dalam Korporasi dan Hukum”. (FOTO: Humas PT SBS)
KINGDOMSRIWIJAYA, Tanjung Enim – Direktur Utama PT Satria Bahana Sarana (SBS) Agung Pratama, menunjukkan komitmen kuat perusahaan dalam memperkuat tata kelola korporasi sekaligus kepedulian sosial melalui serangkaian kegiatan strategis yang berlangsung di wilayah Tanjung Enim dan Muara Enim. Mulai dari partisipasi dalam seminar hukum, dukungan terhadap program kesehatan nasional, hingga kegiatan sosial rutin bertajuk Jumat Berkah. PT SBS menegaskan perannya tidak hanya sebagai entitas bisnis, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat.
Senin, 13 April 2025, Agung Pratama menghadiri Seminar Hukum bertema “Aspek Penerapan Business Judgement Rule dalam Korporasi dan Hukum” yang diselenggarakan di Hotel Saka Tanjung Enim. Agung hadir didampingi jajaran direksi, senior manajer, serta manajer PT SBS, sebagai bukti keseriusan perusahaan dalam memperkuat pemahaman hukum di seluruh lini kepemimpinan.
Seminar menghadirkan narasumber Ranu Mihardja, yang memberikan pemaparan mendalam terkait konsep Business Judgement Rule—sebuah prinsip penting dalam hukum korporasi yang melindungi direksi dalam pengambilan keputusan bisnis selama dilakukan dengan itikad baik, penuh tanggung jawab, dan sesuai prinsip kehati-hatian.
Reza Manajer Legal PT SBS yang hadir dalam seminar menjelaskan, kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman komprehensif mengenai mekanisme perlindungan hukum bagi direksi dalam menjalankan tugasnya. Menurutnya, dalam dinamika bisnis yang semakin kompleks, setiap keputusan strategis harus didasarkan pada regulasi yang berlaku serta prinsip tata kelola perusahaan yang baik.
“Seminar ini menjadi wadah untuk memperkuat pemahaman bahwa setiap keputusan bisnis harus diambil dengan itikad baik dan kehati-hatian, sehingga selaras dengan peraturan perundang-undangan dan prinsip good corporate governance”, ujar Reza.
Melalui kegiatan menurut Reza, diharapkan seluruh jajaran manajemen, mulai dari tingkat manajer hingga direksi, mampu mengedepankan kepentingan perusahaan di atas kepentingan pribadi dalam setiap pengambilan keputusan. Hal ini dinilai penting untuk menjaga integritas dan keberlanjutan perusahaan di tengah tantangan industri.

Perwakilan manajemen PT SBS hadir pada Peringatan Hari Tuberkulosis Sedunia di Desa Harapan Jaya dan mendukung Pencanangan Kampung Germas Desa Harapan Jaya. (FOTO: Humas PT SBS)
Hari Tuberkulosis
Tidak hanya berfokus pada aspek internal perusahaan, PT SBS juga menunjukkan komitmennya dalam mendukung program kesehatan nasional. Di lokasi berbeda, perusahaan turut ambil bagian dalam Peringatan Hari Tuberkulosis Sedunia yang digelar di Desa Harapan Jaya, Kecamatan Muara Enim. Kegiatan ini dilaksanakan bersamaan dengan pencanangan Kampung Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas).
Kehadiran PT SBS dalam kegiatan tersebut menjadi bukti nyata dukungan terhadap Program Indonesia Sehat, khususnya dalam upaya pencegahan dan penanggulangan penyakit Tuberkulosis (TBC). Dalam acara tersebut, perusahaan diwakili oleh Iis Fatmala.
Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Muara Enim dr. Eni Zatila, Kepala Bidang P2P Erdius, serta Kepala Desa Harapan Jaya Trimo. Rangkaian kegiatan diisi dengan edukasi kesehatan oleh dokter spesialis paru dr. Kiki Widyastuti yang memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai bahaya, pencegahan, dan penanganan TBC.
Selain edukasi, kegiatan ini juga ditandai dengan penandatanganan komitmen bersama dalam pencanangan Kampung Germas Desa Harapan Jaya. Langkah ini menjadi simbol sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta dalam menciptakan lingkungan yang lebih sehat.
Menurut Humas PT SBS, Gito Siswanto, “Dukungan terhadap program kesehatan, khususnya penanggulangan TBC, telah menjadi bagian dari agenda perusahaan. Pencegahan dan penanggulangan Tuberkulosis merupakan bagian dari program PT SBS. Kami berkomitmen mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan Indonesia Sehat”, katanya.
Jumat Berkah
Komitmen sosial PT SBS juga tercermin melalui kegiatan Jumat Berkah yang rutin dilaksanakan. Pada Jumat, 10 April 2026, kegiatan ini kembali digelar di Yayasan Ibadurrohman dengan menyasar anak yatim dan dhuafa. Kegiatan berlangsung pada pukul 11.00 WIB dan dihadiri oleh tim CSR perusahaan.
Program Jumat Berkah menjadi salah satu bentuk nyata implementasi tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang berfokus pada pemberdayaan dan kepedulian terhadap masyarakat sekitar. Dalam kegiatan ini, bantuan disalurkan kepada mereka yang membutuhkan sebagai wujud kehadiran perusahaan di tengah masyarakat.

Gito Siswanto menjelaskan bahwa Jumat Berkah bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan program berkelanjutan yang telah menjadi bagian dari budaya perusahaan.
“Jumat Berkah ini merupakan kegiatan rutin yang secara konsisten kami jalankan. Ini adalah bentuk kepedulian sosial perusahaan agar dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat”, ujarnya.
Gito juga menegaskan bahwa PT SBS berkomitmen untuk terus memperluas cakupan program ini di masa mendatang. Perusahaan ingin memastikan bahwa semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat dari kegiatan sosial tersebut.
“Kami berharap program ini dapat terus berjalan secara berkesinambungan dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat. Bantuan yang diberikan mungkin tidak besar, namun diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat”, ujar Gito.
Selain memberikan manfaat bagi penerima bantuan, kegiatan ini juga memiliki dampak internal yang signifikan bagi perusahaan. Melalui program berbagi seperti Jumat Berkah, nilai-nilai empati, kebersamaan, dan gotong royong diharapkan semakin tumbuh di kalangan karyawan.
Menurut Gito, kegiatan ini menjadi sarana untuk memperkuat hubungan emosional antara perusahaan dan masyarakat, sekaligus membangun budaya kerja yang lebih humanis. “Semoga kegiatan ini tidak hanya membawa manfaat bagi masyarakat, tetapi juga menjadi berkah bagi perusahaan dan seluruh karyawan. Kami ingin nilai-nilai kepedulian ini terus tumbuh dan menjadi bagian dari budaya perusahaan”, katanya.
Rangkaian kegiatan yang dilakukan PT SBS ini mencerminkan pendekatan holistik perusahaan dalam menjalankan perannya. Di satu sisi, perusahaan memperkuat fondasi internal melalui pemahaman hukum dan tata kelola yang baik. Di sisi lain, perusahaan активно berkontribusi dalam pembangunan sosial dan kesehatan masyarakat.
Langkah ini menunjukkan bahwa keberhasilan perusahaan tidak hanya diukur dari aspek bisnis semata, tetapi juga dari sejauh mana perusahaan mampu memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitarnya. Dengan mengintegrasikan prinsip profesionalisme dan kepedulian sosial, PT SBS berupaya menjadi perusahaan yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga berkelanjutan dan bertanggung jawab.
Melalui sinergi antara penguatan tata kelola, dukungan terhadap program pemerintah, dan kegiatan sosial yang konsisten, PT SBS menegaskan komitmennya sebagai mitra strategis dalam pembangunan daerah dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. (maspril aries)
#Penulisan konten ini diolah dengan bantuan AI.






