Direksi dan Komisaris Medco Energi pada RUPST 2025. (FOTO: Humas Medco)
KINGDOMSRIWIJAYA-REPUBLIKA NETWORK, Jakarta – Perusahaan minyak dan gas (migas) atau Kontraktor Kontrak Kerja Sama PT Medco Energi Internasional Tbk (MedcoEnergi), Rabu (29/10), mengumumkan pembagian dividen interim untuk tahun buku 2025.
Dalam keterangan pers Medco Energi yang diterima kingdomsriwijaya.id/, bahwa Dewan Direksi dan Dewan Komisaris telah menyetujui pembagian dividen interim sebesar USD 42 juta (setara dengan sekitar Rp28,3 per saham) untuk tahun buku 2025. Dividen interim tersebut akan dibayarkan pada kuartal IV tahun 2025 sesuai dengan peraturan Bursa Efek Indonesia (BEI).
Dividen interim yang diumumkan ini meningkat sebesar 66 persen dibandingkan dengan dividen interim yang dibayarkan pada 2024. Dengan demikian, total dividen yang dibayarkan pada 2025 mencapai USD 80 juta, meningkat 18 persen per saham dibandingkan dengan total dividen yang dibayarkan pada tahun kalender 2024.
Hilmi Panigoro, Direktur Utama MedcoEnergi, mengatakan, “Peningkatan dividen interim ini mencerminkan kinerja solid Perusahaan yang berkelanjutan serta keyakinan Direksi terhadap prospek masa depan Perusahaan”.

Sebelumnya, Medco Energi mengumumkan capaian prestasi yang diperoleh pada ajang Penghargaan Subroto 2025 dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Dua anak perusahaan Medco Energi yang beroperasi di Sumatera Selatan (Sumsel) sukses meraih penghargaan kategori Keselamatan Migas dan Optimalisasi Gas Suar yang diraih Medco E&P Grissik Ltd dan penghargaan kategori Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dan Kinerja Keuangan Hulu Migas diraih PT Medco E&P Rimau.
Penghargaan tertinggi di sektor energi dan sumber daya mineral ini diserahkan langsung oleh Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dalam Malam Penganugerahan Subroto 2025 akhir pekan lalu dan diterima Direktur & Chief Operating Officer Medco Energi, Ronald Gunawan.
Penghargaan ini merupakan pencapaian dari keberhasilan MedcoEnergi dalam menjalankan operasi yang aman, efisien, dan berkelanjutan, serta memberikan nilai nyata bagi ketahanan energi nasional.
“Kami berterima kasih kepada Kementerian ESDM, SKK Migas, dan seluruh pemangku kepentingan di pusat maupun daerah atas dukungan mereka terhadap operasi kami”, kata Ronald.
Menurutnya, penghargaan Subroto 2025 ini menjadi bukti bahwa strategi operasi kami — yang menempatkan keselamatan kerja, efisiensi pemanfaatan gas, serta tata kelola keuangan yang baik — telah mendapat pengakuan dari regulator. Pengakuan ini akan menjadi energi pendorong bagi Medco E&P untuk terus meningkatkan kontribusinya bagi ketahanan energi nasional.
“Medco Energi akan terus menjalankan operasi migas yang aman, efisien, dan berkelanjutan sejalan dengan komitmen Perseroan terhadap keberlanjutan energi Indonesia”, ujar Ronald Gunawan. (maspril aries)






