Home / Bisnis / Stok Pupuk Pusri di Jateng 81.882 ton, Dirut Pusri Pantau Stok Pupuk di Pemalang

Stok Pupuk Pusri di Jateng 81.882 ton, Dirut Pusri Pantau Stok Pupuk di Pemalang

Direktur Utama PT Pusri Daconi meninjau langsung stok pupuk bersubsidi Gudang Pupuk Pusri yang ada di Kabupaten Pemalang. (FOTO: Humas PT Pusri)

KINGDOM SRIWIJAYA, Pemalang – Musim tanam telah tiba, petani yang menanam padi membutuhkan pupuk. Untuk memastikan ketersedian stok pupuk dan distribusi berjalan lancar, Direktur Utama Pusri (Pupuk Sriwidjaja) Daconi Khotob memantau langsung ketersediaan pupuk bersubsidi di Jawa Tengah (Jateng).

“Direktur Utama Pusri, Rabu, 17 Januari sudah meninjau langsung ketersediaan pupuk bersubsidi berikut distribusinya di Gudang Pupuk Pusri di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah”, kata Rustam VP Humas PT Pusri, Kamis (18/1).

Menurut Rustam, memasuki musim tanam, PT Pusri sebagai anggota holding dari PT Pupuk Indonesia (Persero) mendukung percepatan masa tanam dengan memastikan stok pupuk tersedia dan distribusi berjalan dengan lancar.

Dalam kunjungannya di Pemalang, Daconi mengungkapkan bahwa ketersediaan stok pupuk di gudang penyimpanan pupuk seluruh wilayah tanggung jawab penyaluran pupuk bersubsidi Pusri, sangat mencukupi, serta tersedia jauh di atas ketentuan yang telah ditetapkan dalam rangka menghadapi musim tanam.

“Pusri bertanggung jawab dalam menyediakan dan menyalurkan pupuk bersubsidi sesuai penugasan pemerintah, untuk menjaga ketahanan pangan nasional. Kami hadir meninjau langsung distribusi pupuk di lapangan, sebagai bagian dari komitmen dalam menjaga kualitas dan kesiapan distribusi pupuk. Serta mendukung percepatan musim tanam”, katanya.

Tercatat saat ini ketersediaan stok pupuk urea bersubsidi untuk Kabupaten Pemalang yaitu 2.157 ton dan Provinsi Jawa Tengah secara keseluruhan yaitu 81.882 ton, dari alokasi yang ditetapkan pemerintah untuk Provinsi Jawa Tengah yaitu 36.800 ton.

Realisasi penyaluran pupuk urea sampai dengan 17 Januari 2023 untuk Kabupaten Pemalang yaitu 1.073 ton dan secara keseluruhan Provinsi Jawa Tengah yaitu 17.673 ton.


Ketersedian stok pupuk urea PT Pusri di gudang. (FOTO: Humas PT Pusri)

Menurut Daconi, dalam penyaluran pupuk, Pusri secara aktif berkolaborasi dengan pemerintah dan berbagai pihak lainnya untuk terus mengoptimalkan sistem distribusi pupuk subsidi, memastikan ketersediaan pupuk yang baik dan meminimalkan gangguan distribusi yang terjadi selama musim tanam.

Adapun syarat untuk mendapat pupuk bersubsidi sesuai dengan Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) No. 10 Tahun 2022 adalah wajib tergabung dalam kelompok tani, terdaftar dalam Sistem Informasi Manajemen Penyuluh Pertanian (Simluhtan) dan menggarap lahan maksimal 2 ha.

Menurut Rustam Effendi, Pusri memiliki 72 unit gudang penyimpanan pupuk, 5 unit pengantongan di daerah yaitu di Celukan Bawang, Cilacap, Surabaya, Meneng/Banyuwangi dan Perwakilan Semarang yang masing-masing dilengkapi Dermaga Untuk Kepentingan Sendiri (DUKS).

Untuk sektor non subsidi, Pusri telah mempersiapkan pasokan di atas rata-rata untuk menjaga tingginya permintaan di luar pupuk subsidi. Tersedia sebanyak 3.704 ton urea non subsidi dan 751 ton NPK non subsidi telah didistribusikan ke gudang beserta distributor resmi Pusri di seluruh wilayah.

“Pusri siap mendukung realisasi penambahan pasokan pupuk bagi petani, tidak hanya di sektor subsidi, tapi juga non subsidi. Diharapkan rencana adanya penambahan subsidi oleh pemerintah dapat terealisasi dan disalurkan secara optimal”, kata Daconi yang sebelumnya Direktur Utama PT Semen Baturaja (SMBR) Tbk. (maspril aries)

Tagged: