Home / Teknologi / PTBA Hadirkan Air Berbasis Energi Surya untuk Warga Talang Jawa Sidomulyo I

PTBA Hadirkan Air Berbasis Energi Surya untuk Warga Talang Jawa Sidomulyo I

Peresmian PLTS MINI WTP yang dibangun PTBA Tbk melalui TJSL. (FOTO: Humas PTBA)

KINGDOMSRIWIJAYA, Tanjung Enim –Matahari baru saja merayap naik di langit Tanjung Enim, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan. Di sini ada pertambangan batu bara yang dioperasionalkan BUMN (badan usaha milik negara) PT Bukit Asam Tbk (PTBA).

Tak jauh dari area tambang yang kerap disebut kawasan Ring 1, di pemukiman Talang Jawa Sidomulyo I, denyut nadi kehidupan warga kini berubah. Suara deru pendorong air dan jernihnya gemericik air bersih menjadi pemandangan harian yang disambut hangat. Di balik perubahan ini, ada sebuah inovasi ramah lingkungan yang bekerja secara diam-diam namun efektif, yaitu Water Treatment Plant (WTP) berdaya Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).

Fasilitas pengolahan air berbasis energi terbarukan ini resmi dihadirkan oleh PTBA, anggota dari Holding Industri Pertambangan MIND ID. Langkah ini menjadi babak baru dalam pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Bagi masyarakat di lingkar tambang, air bersih dan energi adalah dua hal yang sangat vital. Akses air yang memadai bukan hanya tentang sanitasi, tetapi juga menyangkut kesehatan, keberlanjutan ekonomi keluarga, serta kualitas hidup secara keseluruhan.

Melihat kebutuhan dasar mendesak tersebut, PTBA merancang solusi terpadu yang tidak hanya berfokus pada penyediaan air, tetapi juga mengintegrasikan kepedulian terhadap lingkungan hidup. Terik matahari Tanjung Enim yang melimpah ditangkap oleh panel-panel surya (photovoltaic), lalu dikonversi menjadi energi listrik hijau untuk menggerakkan mesin pengolahan dan pompa air di WTP.

“PTBA berupaya menghadirkan program yang menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus memperhatikan aspek lingkungan”, kata Satria Wirawan, Tanjung Enim Mining Site General Manager PTBA, Selasa (22/9).


Peresmian PLTS MINI WTP yang dibangun PTBA Tbk melalui TJSL. (FOTO: Humas PTBA)

Dalam keterangan pers PTBA, Satria menjelaskan keberadaan WTP berbasis PLTS ini merupakan bukti nyata komitmen perusahaan untuk tidak sekadar beroperasi, melainkan tumbuh dan memberi manfaat bersama masyarakat lokal.

“Melalui WTP berbasis PLTS ini, kami mendukung akses terhadap air sekaligus mendorong penggunaan energi terbarukan. Kami berharap manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang”, ujar Satria.

Harmoni Asta Cita

Inisiatif lingkungan dan sosial yang diluncurkan PTBA ini berhembus selaras dengan visi besar nasional, khususnya semangat Asta Cita Pemerintah. Visi tersebut menempatkan penguatan sumber daya manusia (SDM) serta peningkatan kualitas hidup rakyat sebagai prioritas utama melalui pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Akses terhadap air bersih yang memadai secara langsung mengurangi risiko penyakit bawaan air (waterborne diseases), menjaga kesehatan anak-anak, dan meringankan beban harian rumah tangga. Di sisi lain, penggunaan PLTS sebagai sumber energi utama operasional WTP membuktikan bahwa transisi energi bersih dapat diterapkan secara praktis hingga ke tingkat komunitas lokal.

Menurut Corporate Secretary Division Head PTBA, Eko Prayitno, program ini dirancang berbasiskan asesmen kebutuhan lokal (local needs). “Penyediaan akses air melalui WTP berbasis PLTS merupakan bentuk kontribusi PTBA yang selaras dengan semangat Asta Cita untuk mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan”, katanya.

Eko juga meyakini, kolaborasi dengan pemerintah dan masyarakat menjadi fondasi penting agar manfaatnya dapat terus dirasakan.

Merawat Bersama

Pembangunan infrastruktur fisik sering kali hanya menjadi langkah awal yang mudah. Tantangan terbesar sesungguhnya terletak pada bagaimana menjaga fasilitas tersebut agar tetap beroperasi secara optimal dalam kurun waktu ribuan hari ke depan.


Peresmian PLTS MINI WTP yang dibangun PTBA Tbk melalui TJSL. (FOTO: Humas PTBA)

Sadar akan hal itu, PTBA tidak menerapkan pola menyerahkan bantuan lalu pergi. Sebaliknya, pendekatan pemberdayaan berbasis komunitas diterapkan secara utuh. Pengelolaan dan pemeliharaan WTP berbasis PLTS di Talang Jawa Sidomulyo I kini secara resmi diserahterimakan kepada Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Sidomulyo I.

Langkah ini diambil untuk menumbuhkan rasa memiliki (sense of belonging) dan rasa tanggung jawab bersama di kalangan warga. Ketika masyarakat lokal dilibatkan secara langsung sejak operasional awal, fasilitas ini tidak lagi dipandang sebagai “milik perusahaan”, melainkan sebagai aset bersama yang harus dijaga keberlangsungannya.

“Penyediaan infrastruktur merupakan tahap awal. Pengelolaan dan pemeliharaan bersama menjadi kunci agar manfaatnya terus dirasakan. Kami berharap sinergi PTBA, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat terjaga dengan baik”, kata Satria Wirawan.

Senada dengan Satria, Eko Prayitno juga menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga asa kemandirian ini. “Kolaborasi menjadi kunci. Dengan keterlibatan pemerintah daerah dan masyarakat, kami berharap fasilitas ini dapat dikelola secara optimal sehingga mendukung kemandirian dan memberikan manfaat dalam jangka panjang”, ujarnya.

Pengintegrasian aspek sosial dan lingkungan dalam Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) oleh PTBA ini menjadi cermin transformasi perusahaan tambang modern. Pemanfaatan PLTS pada fasilitas pengolahan air ini tidak hanya menekan biaya operasional listrik KSM, tetapi juga memperkecil jejak karbon (carbon footprint).

Sinergi tiga pilar—perusahaan, pemerintah daerah, dan masyarakat—di Talang Jawa Sidomulyo I telah membuktikan bahwa pembangunan berkelanjutan bukan sekadar wacana di atas kertas. Ia hadir dalam wujud kran air bersih yang mengalir lancar di dapur warga, dihidupkan oleh sinar mentari yang menyinari bumi Tanjung Enim.

Melalui langkah konsisten ini, PTBA berharap keberadaan WTP berbasis PLTS tidak hanya memenuhi dahaga fisik masyarakat akan air bersih, tetapi juga memupuk semangat kemandirian komunitas menuju Indonesia yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera. (maspril aries)

# Konten ini diolah dengan bantuan AI

Tagged:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *