
KAKI BUKIT, SEKAYU – Banjir yang melanda beberapa daerah di Sumatera Selatan (Sumsel) sampai kini belum surut. Di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) tepat di Desa Ulak Embacang, Kecamatan Sanga Desa masih banjir masih menggenangi desa tersebut.
Penjabat (Pj) Bupati Muba Apriyadi, Rabu (17/1) mendatangi langsung Desa Ulak Embacang untuk menemui warga dan memberikan bantuan kepada korban banjir. Untuk meninjau langsung dan menemui warga Apriyadi harus menjangkaunya dengan berperahu.
Dengan mendayung perahu sampan, Pj Bupati Muba menyambangi rumah warga terdampak banjir yang terjadi karena curah hujan yang tinggi beberapa hari terakhir yang mengakibatkan meluap air Sungai Musi dan anak sungai lainnya.
Apriyadi juga mengunjungi Desa Kemang, Air Balui, dan beberapa desa lainnya di Kecamatan Sanga Desa. Kecamanatan ini daerah perbatasan dengan Kabupaten Musi Rawas (Mura) yang banyak desanya dilanda banjir. “Saat ini hampir separuh wilayah di Muba terendam banjir yang mencapai ketinggian pinggang orang dewasa”, katanya.
Apriyadi menginstruksikan, sekolah yang dilanda banjir harus diliburkan, peserta didik diminta belajar di rumah masing-masing dan diawasi orangtua.
Pj Bupati Apriyadi mengunjungi warga bersama Pj Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Muba Asna Aini Apriyadi dan sejumlah kepala perangkat daerah serta Forkompinda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) Muba.
Dalam kunjungan tersebut Pj Bupati Muba ikut serta Kepala Dinas Kesehatan Azmi Dariusmansyah, Kepala Dinas Sosial Ardiansyah, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Herryandi Sinulingga AP, Kepala BPBD Muba Pathi Riduan, Pelaksana Tugas Kepala Dinas PMD Muba Erdian Syahri, Kapolsek Sanga Desa Iptu Nasirin, Danramil 401-02/Babat Toman Kapten Infanteri Suhartono, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Ali Badri, dan Kepala Desa Ulak Embacang Nur Aidin.

Kepada warga Apriyadi menyampaikan rasa prihatin atas musibah banjir yang dialami masyarakat Muba. “Hati-hati dan sabar karena ini ujian. Jaga kesehatan dan keselamatan, terutama anak-anak harus dipantau jangan sampai menimbulkan musibah lainnya”, katanya.
Menurut Apriyadi, “Hari ini kita bawa 250 karung beras kapasitas lima kilogram, ke depan akan kita tambah lagi beserta bantuan air bersih dan kebutuhan lainnya”.
Banjir di Kecamatan Sanga Desa tersebut telah berdampak pada Desa Ulak Embang sudah terkepung banjir dengan kondisi akses jalan darat dan listrik terputus.

Selain bantuan makanan, Pemerintah Kabupaten Muba bersama Polres Muba, dan Kodim 0401 Muba telah mendirikan tempat pengungsian korban banjir yang rumahnya tidak bisa ditempati, serta posko kesehatan dan dapur umum.
“Untuk warga yang rumah tidak bisa ditempati harus diungsikan. Telah berdiri posko kesehatan serta dapur umum. Juga kita siapkan fasilitas pemerintah menjadi tempat pengungsi. Posko kesehatan harus siaga 24 jam, petugas medis fasilitasi kebutuhan warga yang membutuhkan perawatan khususnya warga yang terdampak banjir”, kata Apriyadi.
Sementara itu menurut Camat Sanga Desa Hendrik, banjir yang melanda kecamatan tersebut ada sekitar 15.000 KK korban terdampak banjir, di Desa Ulak Embacang berjumlah 362 KK.
“Terimakasih kepada Pj Bupati Muba yang telah datang membawa bantuan untuk masyarakat kami terutama kepada warga Ulak Embacang yang memang sangat membutuhkan bantuan”, kata Hendrik. (maspril aries)





