Home / Opini / Membangun Generasi Unggul Melalui Vokasi, Menjadikan Muba “Tuan Rumah” di Tanah Sendiri

Membangun Generasi Unggul Melalui Vokasi, Menjadikan Muba “Tuan Rumah” di Tanah Sendiri

Oleh: Herryandi Sinulingga, AP (Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Musi Banyuasin)

Di tengah kepulan asap dan aroma kopi dari cangkir di meja, diskusi hangat bersama para pelaku industri puna mengalir cerdas. Hari itu, sebuah gagasan besar kembali dipertegas: masa depan Musi Banyuasin (Muba) tidak boleh hanya bergantung pada kekayaan sumber daya alamnya, melainkan pada kualitas sumber daya manusia (SDM)-nya. Sebagai daerah yang kaya akan potensi perkebunan, pertanian, migas, hingga batu bara, Muba memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan putra-putri daerahnya tidak hanya menjadi penonton di tengah hiruk-pikuk industri.

Dalam sebuah diskusi santai namun strategis, bersama rekan-rekan lintas sektor—mulai dari Eri Saragih (Pelaku Sawit GM Indah Group), Ahmad Rojes/Bang Ali Pendiri Akamigas Palembang, dan Dhenri Harahap pelaku bisnis batubara yang juga sebagai dewan pengupahan Muba bersama jajaran birokrasi Oktarizal (Pelaksana tugas Kepala Dinas Lingkungan Hidup), dan Bustanul Arifin (Kepala Dinas Perkebunan Muba) bersepakat untuk memperkuat sinergi.

Kami menyatukan pikiran dan kompak sesuai amanat Bupati Musi Banyuasin HM. Toha Tohet dan Wakil Bupati Kiai Abdur Rohman Husen untuk menjalankan visi dan misi Muba maju lebih cepat dan Sejahtera, sebagai wujud amanah itu, saya sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Musi Banyuasin (Kadisnaketrans) Muba mengajak semua yang terkait berdiskusi untuk melahirkan program pendidikan vokasi non-APBD yang mandiri, berkelanjutan, dan tepat sasaran.

Vokasi Jawaban Kebutuhan Industri

Pendidikan vokasi adalah kunci. Secara mendasar, pendidikan vokasi adalah jalur pendidikan yang menitikberatkan pada penguasaan keahlian terapan tertentu. Jika pendidikan akademik memberi dasar teori, maka vokasi memberikan keterampilan nyata yang langsung bisa “dijual” ke dunia kerja.

Mengapa vokasi menjadi krusial bagi Muba? Karena industri modern saat ini membutuhkan tenaga kerja yang siap pakai (ready to work). Pentingnya vokasi terletak pada kemampuannya memutus rantai pengangguran dengan cara menyinkronkan kurikulum pendidikan dengan kebutuhan nyata di lapangan (link and match). Inilah investasi SDM yang sesungguhnya—tugas mulia untuk mencerdaskan kehidupan bangsa sekaligus menekan angka kemiskinan secara struktural.


Pertemuan dan diskusi lintas sektoral di Muba. (FOTO: Dok Herryandi Sinulingga)

Gagasan besar yang menjadi topik pembicaraan dan pembahasan adalah keterlibatan sektor swasta dan BUMN melalui tiga klaster utama, yaitu perkebunan/pertanian, migas, dan batu bara. Kami mendorong setiap perusahaan di klaster ini untuk menjadi mitra strategis dalam membiayai pelatihan dan beasiswa bagi generasi muda Musi Banyuasin ke depannya.

Hal ini sejalan dengan komitmen Muba dalam menegakkan Peraturan Daerah No. 2 Tahun 2020 dan Peraturan Bupati No. 255 Tahun 2021.  Syaratnya mutlak dan tidak bisa ditawar: penerima manfaat haruslah masyarakat yang ber-KTP Musi Banyuasin. Kami ingin memastikan bahwa manfaat dari keberadaan industri benar-benar dirasakan oleh warga lokal.

Mewujudkan Generasi Unggul Muba

Program “Ngopi Bareng” ini bukan sekadar pertemuan seremonial. Bersama para Kepala OPD (organisasi perangkat dinas) terkait, kami merumuskan strategi untuk menggandeng lembaga pelatihan terbaik di Indonesia agar standar keahlian anak-anak Muba setara dengan kebutuhan global.

Tujuan akhirnya adalah menciptakan “Generasi Unggul Muba” yang memiliki sertifikasi, kompetensi, dan etos kerja tinggi. Dengan dukungan penuh dari Bupati Muba HM Toha Tohet  dan Wakil Bupati Kiai Abdur Rohman Husen, ide-ide brilian dari diskusi ini diharapkan mampu mengakselerasi visi Muba Maju Lebih Cepat.

Kami bersepakat, ingin melihat anak-anak Muba bekerja dengan bangga di tanah kelahirannya sendiri, mengisi posisi-posisi strategis di perusahaan migas, menjadi ahli agribisnis di perkebunan, maupun tenaga teknis di pertambangan batu bara. Melalui pendidikan vokasi yang tepat dan kolaborasi lintas sektor yang kuat, kita sedang menanam benih kemajuan untuk masa depan Muba yang lebih cerdas dan mandiri untuk mewujudkan muba maju lebih cepat semoga hasil diskusi bersama ini dapat diwujudkan di masa depan. ●

Tagged:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *