KINGDOMSRIWIJAYA – Di tengah hijaunya hamparan lapangan golf dan semilir angin tropis Malaysia, dua putri daerah asal Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan (Sumsel), akan memulai lembaran baru dalam perjalanan hidup mereka. Era Lestari dan Fitriyanti, dua perempuan muda penuh semangat, bersiap menjejakkan kaki di negeri jiran untuk mengukir prestasi sebagai caddy golf profesional.
Mereka akan berangkatan awal Februari 2026, Ini bukan sekadar perjalanan kerja biasa. Ini adalah buah dari sinergi yang kuat antara Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Muba dengan PT Jafa Indo Corpora, perusahaan penempatan pekerja migran Indonesia (P3MI) yang telah tersertifikasi ISO 9001:2015.
Di balik kisah ini, tersimpan harapan, kerja keras, dan semangat pantang menyerah generasi muda Muba dalam menembus batas negeri demi meraih masa depan yang lebih baik.
Membuka Jalan Karier Global dari Bumi Serasan Sekate
Upaya Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin dalam memperluas akses lapangan kerja internasional kembali membuahkan hasil nyata. Melalui kerja sama strategis dengan PT Jafa Indo Corpora, Disnakertrans Muba berhasil memfasilitasi penempatan dua Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) ke Malaysia untuk bekerja sebagai caddy golf profesional.
Kepala Disnakertrans Muba, Herryandi Sinulingga, AP, menjelaskan bahwa proses ini merupakan implementasi dari permohonan bantuan pemasaran lowongan kerja yang diajukan oleh PT Jafa Indo Corpora pada akhir 2025 lalu.
“Kami terus berupaya membuka akses kerja seluas-luasnya bagi masyarakat Muba, baik di dalam maupun luar negeri. Penempatan Era dan Fitriyanti ini adalah bukti bahwa jalur resmi, transparan, dan terarah mampu menciptakan peluang besar bagi generasi muda,” kata Sinulingga, Sabtu (24/1).
Menurutnya, kedua peserta telah melalui serangkaian seleksi ketat dan pemenuhan dokumen administrasi yang seluruhnya difasilitasi oleh pemerintah daerah. Mulai dari pendaftaran, seleksi, hingga pengurusan administrasi ketenagakerjaan, dilakukan secara terbuka dan tanpa pungutan biaya.

Dari Desa ke Panggung Internasional
Era Lestari berasal dari Desa Teluk Kijing, Kecamatan Lais, sementara Fitriyanti berasal dari Desa Kasmaran, Kecamatan Babat Toman. Keduanya tumbuh dalam lingkungan desa yang sederhana, namun memiliki mimpi besar untuk membantu keluarga dan mengangkat derajat ekonomi.
Bagi Era, kesempatan ini terasa seperti mimpi yang menjadi nyata. “Terima kasih banyak atas lowongan yang dibuka oleh Disnakertrans Muba bekerja sama dengan PT Jafa Indo Corpora. Berkat informasi resmi ini, kami berhasil direkrut menjadi caddy golf profesional di Malaysia. Kami merasa sangat terbantu dengan adanya jalur penempatan yang jelas dan transparan ini”, katanya dengan mata berbinar.
Menurutnya, sebelumnya sempat ragu untuk mencoba peluang kerja di luar negeri karena banyaknya informasi simpang siur. Namun, kehadiran Disnakertrans Muba dengan kanal informasi resmi membuatnya yakin untuk melangkah.
Hal senada diungkapkan Fitriyanti. Perempuan muda yang dikenal ulet ini menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada pimpinan daerah. “Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bupati Muba HM Toha Tohet dan Wakil Bupati Kiai Abdur Rohman Husen yang terus gencar membuka lowongan kerja bagi warga Muba melalui Disnakertrans Muba”, ujarnya.
Fitriyanti juga menyoroti keterbukaan informasi lowongan kerja di era kepemimpinan Kepala Disnakertrans Herryandi Sinulingga. “Informasi loker sangat terbuka dan rutin dipublikasikan, sehingga generasi muda Muba dapat mengetahui peluang kerja, baik di dalam maupun luar negeri. Proses administrasi juga sangat mudah, kartu AK1 gratis, dan semua dibantu dengan ramah. Ini sangat memudahkan kami”, tambahnya.
Caddy Profesional: Profesi Bergengsi di Negeri Jiran
Di mata sebagian orang, profesi caddy mungkin terlihat sederhana. Namun di Malaysia, caddy golf merupakan profesi profesional dengan standar kerja tinggi, etika pelayanan prima, dan penghasilan yang menjanjikan.
Sebagai caddy, Era dan Fitriyanti akan bertugas mendampingi pegolf selama permainan, membantu membaca lapangan, membawa perlengkapan, memberikan saran strategi, hingga memastikan kenyamanan pemain. Profesi ini menuntut keterampilan komunikasi, ketelitian, kebugaran fisik, serta sikap profesional.

Malaysia dikenal memiliki sejumlah lapangan golf kelas dunia yang kerap menjadi tuan rumah turnamen internasional. Di antaranya adalah Saujana Golf & Country Club – Selangor yang dijuluki sebagai “The Cobra and Crocodile Courses”, lapangan ini termasuk yang terbaik di Asia. Saujana pernah menjadi tuan rumah Malaysian Open dan berbagai turnamen PGA Asia.
Kemudian Kuala Lumpur Golf & Country Club (KLGCC), merupakan ikon golf Malaysia dengan dua lapangan utama, West Course dan East Course. KLGCC sering menjadi lokasi turnamen besar seperti CIMB Classic dan Maybank Championship.
Ada The Els Club Desaru Coast – Johor yang dirancang oleh legenda golf Ernie Els, resort ini menawarkan pengalaman bermain golf di tepi laut dengan panorama spektakuler. Serta Glenmarie Golf & Country Club – Shah Alam, lapangan golf dengan fasilitas lengkap yang kerap menjadi pilihan turnamen nasional dan internasional. Dan Horizon Hills Golf & Country Club di Johor Bahru merupakan lapangan eksklusif yang memadukan desain modern dan keindahan alam.
Lapangan-lapangan ini bukan hanya menjadi tempat bermain golf, tetapi juga pusat industri pariwisata olahraga yang menyerap ribuan tenaga kerja, termasuk dari Indonesia.
Kerja Sama Strategis yang Mengubah Nasib
Kepala Cabang PT Jafa Indo Corpora, Wiwin Aguston memastikan bahwa seluruh persiapan keberangkatan telah rampung. “Kedua calon pekerja migran Indonesia atau CPMI dari Muba direncanakan berangkat awal Februari 2026. Kami sangat mengapresiasi dukungan Disnakertrans Muba dalam memfasilitasi kebutuhan tenaga kerja melalui kanal resmi mereka. Sinergi ini sangat membantu perusahaan dan calon tenaga kerja”, katanya.
Sebagai P3MI resmi dengan sertifikasi ISO 9001:2015, PT Jafa Indo Corpora menjamin seluruh proses penempatan dilakukan secara profesional, legal, dan sesuai regulasi pemerintah.
Kerja sama ini tidak hanya membuka peluang kerja, tetapi juga memastikan perlindungan maksimal bagi pekerja migran Indonesia. Mulai dari kontrak kerja, jaminan kesehatan, hingga perlindungan hukum, seluruhnya disiapkan secara matang.

Membawa Harum Nama Daerah
Keberangkatan Era dan Fitriyanti bukan hanya membawa harapan pribadi, tetapi juga menjadi duta daerah yang akan membawa nama baik Musi Banyuasin di kancah internasional.
Bupati Muba HM Toha Tohet melalui jajaran Disnakertrans menyampaikan harapannya agar keberhasilan ini menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya. “Kami ingin anak-anak muda Muba berani bermimpi besar dan memanfaatkan jalur resmi pemerintah untuk meraih masa depan. Jangan ragu, karena pemerintah hadir untuk mendampingi”, ujarnya dalam berbagai kesempatan.
Keberhasilan ini juga sejalan dengan program prioritas daerah dalam menekan angka pengangguran dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Bagi keluarga Era dan Fitriyanti, keberangkatan ini adalah kebanggaan tersendiri. Di balik doa orang tua dan dukungan keluarga, tersimpan harapan agar mereka dapat pulang membawa kesuksesan.
“Ini bukan akhir, tapi awal dari perjalanan panjang”, Era seraya berharap kelak bisa membuka usaha sendiri di kampung halaman. Fitriyanti pun memiliki mimpi serupa. Ia ingin membantu adik-adiknya mengenyam pendidikan lebih tinggi.
Terus Pantau Informasi Resmi
Disnakertrans Muba mengajak seluruh pencari kerja di wilayah Musi Banyuasin untuk terus memantau kanal informasi resmi, khususnya melalui media sosial Disnakertrans Muba. “Banyak peluang kerja yang tersedia, baik di dalam negeri maupun luar negeri. Gunakan jalur resmi, aman, dan terpercaya” pesan Herryandi Sinulingga.
Keberhasilan Era dan Fitriyanti menjadi bukti nyata bahwa dengan informasi yang tepat, pendampingan yang baik, dan keberanian melangkah, anak-anak desa pun mampu bersaing di panggung global.
Dari Teluk Kijing dan Kasmaran, dua putri Muba kini siap menaklukkan lapangan golf Malaysia. Sebuah kisah tentang mimpi, kerja keras, dan sinergi yang mengubah nasib—sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia. (maspril aries)
#Penulisan konten ini diolah dengan bantuan AI.






