KINGDOMSRIWIJAYA, Bandalampung – Ide kreatif sekaligus segar alias fresh datang dari ujung Selatan pulau Sumatera, tepatnya dari Bandarlampung. Sastrawan Zulkarnain Zubairi yang lebih dikenal dengan nama pena Udo Z Karzi melahirkan anugerah sastra yang diberi nama “Penghargaan Sastra Udo Z Karzi 2026”.
“Ide ini lahir sebagai ungkapan syukur bulan ini, Juni 2026, saya, Udo Z Karzi, memasuki usia 56 tahun dan ucapan terima kasih kepada pihak-pihak yang tetap ‘keras kepala’ merawat sastra Indonesia, mulai tahun 2026 ini, saya bermaksud memberi mereka apresiasi kepada Masyarakat Lampung yang menyukai atau senang dan sastra serta menulis sastra”, kata Udo, Sabtu (13/6).
Menurut Udo yang pernah menjadi aktivis pers mahasiswa SKM Teknokra Universitas Lampung (Unila) kemudian berkiprah sebagai wartawan di Harian Lampung Post, Penghargaan Sastra Udo Z Karzi 2026 untuk menulis dan mengirimkan karya puisinya kepada panitia. “Untuk apresiasi kepada para pemenang ada sejumlah uang, buku antologi dan piagam penghargaan ujarnya.
Untuk hadiah utama uang tunai Rp2.500.000 + buku antologi + piagam penghargaan. Ada 9 nomine @Rp250.000 + buku antologi + piagam penghargaan, dan 90 puisi pilihan mendapatkan buku antologi + piagam penghargaan. “Rencananya, puisi pemenang, nomine, dan pilihan akan dibukukan dalam sebuah antologi”, kata alumnus Fisip Unila.
Untuk bisa ikut pada penghargaan ini ada syarat dan ketentuan yang perlu diperhatikan peserta. Diantaranya, terbuka untuk umum. Kemudian, tema puisi adalah “Toponimi Lampung Barat: Cerita, Sejarah, Mitos, dan Legenda Nama-Nama Tempat di Bumi Sekala Brak”. Setiap peserta cukup mengirimkan 1 (satu) judul puisi. Puisi ditulis dalam bahasa Indonesia. Boleh menyertakan bahasa daerah dengan disertai catatan. Puisi harus asli, belum pernah dimuat di media apa pun, tidak sedang diikutkan sayembara lainnya, dan tidak mengandung SARA.
Ketentuan lainnya, puisi ditulis di kertas A4, huruf Times New Roman, ukuran 12, line space 1, maksimal 3 halaman. Sertakan biodata ringkas maksimal 10 baris, alamat, nomor WA, medsos, dan foto penulis. Kirimkan ke surel atau email: sastra.uzk2026@gmail.com dengan subject: nama_judul puisi_sastrauzk2026 paling lambat 31 Agustus 2026.
Ini lini masa yang harus menjadi perhatian peserta yang berminat ikut: 12 Juni—31 Agustus 2026 waktu penerimaan naskah. Tanggal 15 September 2026 pengumuman nomine dan puisi pilihan,dan tanggal 24 September: pengumuman pemenang dan penyerahan hadiah. Untuk penilaian karya dilakukan juri tunggal Udo Z Karzi.
Selain penghargaan sastra, menurut Udo ia juga sedang mempersiapkan buku toponimi Lampung Barat. “Setelah terbit buku Toponimi Sumatera Bagian Selatan karya Anshori Djausal dan Toponimi Bandarlampung karya Iwan Nurdaya-Djafar yang terbit 2024. Mestinya ada juga toponimi Lampung dan kabupaten dan kota lainnya. Saya dan tim juga sedang merintis Toponimi Lampung Barat, lomba puisi terkait tema adalah bagian dari upaya ke arah itu”, kata Udo menutup ceritanya. (maspril aries)






