KINGDOMSRIWIJAYA-REPUBLIKA NETWORK, Bayung Lencir – Desa ini letaknya sekitar 180 km dari Palembang, untuk mencapainya melewati jalan lintas Timur (Jalintim) Palembang – Jambi. Namanya, Desa Tampang Baru, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba).
Dari wajah warganya terpancar senyum harapan menyambut bantuan sosial yang hari itu, Selasa pekan lalu, mereka menjadi bagian dari kisah besar tentang kolaborasi antara perusahaan energi dan masyarakat lokal dalam menciptakan perubahan nyata. SKK Migas – Repsol Sakakemang B.V. (A MedcoEnergi Company) datang menyerahkan bantuan strategis dalam berbagai sektor.
Fokus utamanya: pendidikan yang lebih layak dan pengembangan ekonomi lokal yang berkelanjutan. Langkah ini bukan sekadar formalitas — melainkan bagian dari misi jangka panjang perusahaan untuk menyatu dengan komunitas dan memperkuat kesejahteraan masyarakat sekitar wilayah operasinya.
Pada acara penyerahan bantuan di Desa Tampang Baru, berbagai paket dukungan diserahkan secara simbolis. Program ini merupakan implementasi nyata dari Program Pelibatan & Pengembangan Masyarakat (PPM) yang dijalankan perusahaan minyak dan gas (migas) swasta nasional, Medco Energi.
Bantuan diserahkan kepada masyarakat Desa Tampang Baru, difokuskan pada peningkatan kualitas pendidikan serta penguatan ekonomi lokal. Di sektor pendidikan, Medco memberikan dukungan berupa panel surya berikut instalasi dan perangkat penunjang kegiatan belajar-mengajar untuk SDN Simpang Bondon. Bantuan ini diharapkan memberikan manfaat para siswa dan tenaga pendidik, sekaligus memperkenalkan pemanfaatan energi terbarukan di lingkungan sekolah.
Di sektor ekonomi, SKK Migas – Repsol Sakakemang B.V. juga memberikan dukungan kepada UMKM produsen air minum di Desa Tampang Baru melalui penyediaan tabung FRP (filter), tangki air berkapasitas 2.000 liter, dan ratusan galon. Bantuan ini bertujuan memperkuat kapasitas produksi serta meningkatkan kualitas layanan air minum bagi masyarakat.
Perusahaan juga turut menyerahkan peralatan usaha bagi UMKM Pandai Besi “Bastari”, berupa genset 5.000 watt, gerinda, dan bahan baku arang kayu, besi, serta ragum. Dukungan ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pelaku usaha lokal serta menjaga keberlanjutan keterampilan tradisional yang menjadi mata pencaharian masyarakat.
VP Relations & Security Medco E&P, Arif Rinaldi menyampaikan, “Bantuan ini menjadi bagian dari komitmen SKK Migas – Repsol Sakakemang B.V. atau A MedcoEnergi Company) dalam menghadirkan nilai tambah, memperkuat kemandirian masyarakat, dan meningkatkan kualitas hidup di sekitar wilayah operasi. Terima kasih atas dukungan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat sekitar sehingga rencana pengembangan lapangan perusahaan diharapkan dapat berjalan dengan aman dan lancar”.
Pernyataan tersebut mencerminkan intensi jangka panjang, bukan hanya memberikan bantuan satu kali, tetapi bagaimana program PPM ini menjadi bagian tak terpisahkan dari strategi perusahaan dalam berkontribusi kepada masyarakat di Musi Banyuasin.
Apa yang dilakukan oleh Repsol Sakakemang B.V — kini bernaung di bawah MedcoEnergi — mencerminkan pendekatan PPM atau bagian Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) modern yang mulai dilihat sebagai pilar keberlanjutan perusahaan, bukan lagi sekadar kewajiban sosial.
Pendekatan ini menempatkan masyarakat sebagai mitra strategis dalam pembangunan wilayah. PPM menjadi jembatan antara operasi industri yang intensif modal dengan kehidupan komunitas lokal yang membutuhkan akses pendidikan lebih baik, keterampilan baru, dan peluang ekonomi.
MedcoEnergi sendiri telah menunjukkan komitmen kuat terhadap keberlanjutan melalui berbagai lini bisnisnya — termasuk target pengembangan energi bersih serta penurunan emisi gas rumah kaca di berbagai proyeknya.
Program pelibatan masyarakat seperti yang terjadi, jika dikembangkan secara konsisten, berpotensi menjadi model bagi inisiatif PPM/ TJSL perusahaan lain di sektor energi, khususnya di daerah-daerah operasi yang sering memiliki keterbatasan infrastruktur dan akses layanan dasar.
Cerita tentang bantuan pendidikan dan pengembangan ekonomi di Musi Banyuasin adalah bagian dari narasi besar bagaimana perusahaan migas yang kini bertransformasi di bawah Medco Energi, dan sekaligus memperluas perannya di masyarakat lokal. Dengan dukungan program PPM yang berorientasi pada kebutuhan nyata masyarakat, perusahaan tidak sekadar mengejar target produksi migas, tetapi juga menciptakan nilai sosial yang berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, Repsol Sakakemang B.V — A MedcoEnergi Company — menunjukkan bahwa energi terbaik bukan hanya yang bisa dihasilkan di bawah tanah, tetapi juga energi harapan yang mampu menggerakkan perubahan dalam kehidupan banyak orang. (maspril aries)






