Solidaritas yang tampak bukan kebetulan, ia hasil dari praktik panjang gotong royong yang menemukan medium digital, menciptakan “infrastruktur moral” yang bisa bergerak dalam 24 jam, melampaui birokrasi, sekaligus mengundang akuntabilitas publik.
Pada penanganan bencana di Sumatera telah menunjukkan adanya solidaritas digital yang kuat dan cepat di masyarakat. Ini memperlihatkan pergeseran lanskap filantropi di Indonesia menjadi lebih terjangkau dan terorganisir lewat platform digital, sekaligus menandakan adanya kebutuhan untuk memperkuat tata kelola bencana dan akuntabilitas, karena publik kini ikut serta dalam fungsi tanggap darurat.

Crowdfunding untuk korban banjir di Sumbar, Sumut, dan Aceh adalah tanda zaman, gotong royong yang naik kelas, empati yang menemukan kecepatan, dan kepercayaan yang dibangun melalui akuntabilitas real-time. Ferry Irwandi bersama Malaka Project dan Kitabisa.com menunjukkan bahwa audiens digital bisa menjadi barisan depan bantuan, menembus Rp10,3 miliar dalam sehari dan menyasar daerah terpencil.
Fakta yang kita lihat bahwa solidaritas ini bukan hanya reaksi; ia investasi sosial jangka panjang. Jika kita merawatnya dengan akuntabilitas, literasi kanal, dan praktik distribusi yang bermartabat, maka setiap krisis bisa menjadi kesempatan memperkuat kepercayaan, memperluas kapasitas, dan memperdalam kemanusiaan kita.
Banjir besar di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh di akhir 2025 bukan hanya menguji kapasitas negara dan kesiapsiagaan kebencanaan; ia membuka peta batin masyarakat, bagaimana publik merespons, mengambil alih, berjejaring, dan mempercepat bantuan.
Crowdfunding—penggalangan dana berbasis publik melalui platform digital—muncul sebagai “urat nadi” cepat yang menghubungkan empati dengan logistik, narasi dengan aksi, klik dengan pangan, siaran langsung dengan pengungsian. Ini bukan sekadar nominal; ini tentang infrastruktur solidaritas yang tumbuh dari bawah, lintas provinsi, lintas kelas, dan lintas medium. Ini menjadi bukti bahwa solidaritas nggak ada matinya di negeri ini. (maspril aries)




