Direktur Utama PT Pusri Daconi (tengah) bersama staf memegang tropi penghargaan Proper Emas 2024. (FOTO: Humas Pusri)
KINGDOMSRIWIJAYA, Palembang – Keseriusan dan konsistensi PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) dalam mengelola lingkungan diganjar penghargaan Proper Emas 2024 dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH). Penghargaan diserahkan langsung Menteri LH, Hanif Faisol Nurofiq kepada Direktur Utama Pusri, Daconi Khotob di Jakarta Senin (24/02).
Pusri menjadi salah satu perusahaan dari 85 perusahaan yang meraih Proper Emas 2024. Bagi anggota holding PT Pupuk Indonesia (PI) Proper Emas menjadi penghargaan ketiga. Sejak 2022 Pusri hattrick dalam meraih penghargaan tertinggi dari pemerintah melalui KLHK bagi pelaku usaha atau perusahaan dalam pengelolaan lingkungan hidup
Proper Emas merupakan penghargaan tertinggi yang dianugerahkan kepada perusahaan yang telah terbukti melakukan pengelolaan lingkungan lebih dari yang dipersyaratkan dan terus melakukan upaya-upaya pengembangan masyarakat secara berkesinambungan. Penghargaan lain di bawahnya adalah Proper Hijau, Proper Biru, Proper Merah dan Proper Hitam.
Menurut Menteri LH Hanif Faisol, Proper (Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan) merupakan salah satu kebijakan pemerintah untuk mendorong pengelolaan lingkungan hidup yang lebih baik dan mengharapkan perusahaan-perusahaan supaya terus meningkatkan kinerjanya dalam pengelolaan lingkungan.

“Penghargaan Proper ini diharapkan akan menjadi pemacu untuk terus meningkatkan kinerja dan inovasi dalam pengelolaan lingkungan hidup”, katanya.
Sementara itu Direktur Utama Daconi Khotob menyatakan syukur dan terimakasih atas kerja keras seluruh Insan Pusri yang bersama-sama memberikan yang terbaik sehingga Pusri kembali mendapatkan Proper Emas.
“Melalui anugerah Proper ini, menjadi bukti bahwa Pusri dalam menjalankan operasional bisnisnya, selalu mempertimbangkan dan mengedapankan aspek lingkungan dan sosial”, ujar Daconi usai menerima tropi penghargaan.
Daconi juga menyatakan, “Pusri berkomitmen untuk terus memberikan dampak positif bagi lingkungan melalui pengembangan dan pelaksanaan program – program yang bermanfaat bagi masyarakat. Kami juga akan terus berinovasi dan meningkatkan kinerja lingkungan perusahaan guna mempertahankan Proper Emas secara berkelanjutan”.
Bagi PT Pusri capain prestasi meraih penghargaan Proper Emas diperoleh tahun 2022, kemudian berhasil dipertahankan pada Proper Emas 2023 dan Proper Emas 2024. Sebelumnya selama satu dekade perusahaan pupuk tertua di Indonesia ini hanya meraih Proper Hijau.
Dari perusahaan anggota PT Pupuk Indonesia, selain Pusri penerima Proper Emas 2024 adalah PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) Aceh, PT Pupuk Kujang Jawa Barat, dan PT Pupuk Kaltim (PKT) Kalimantan Timur.

Kepatuhan Lingkungan Meningkat
Deputi Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Kementerian LH/ Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH), Rasio Ridho Sani melaporkan tentang kinerja inovasi perusahaan dalam hal instrumen kepatuhan lingkungan mengalami peningkatan di tahun 2024.
Ada peningkatan jumlah Proper tahun 2024, meningkat 21,68 persen menjadi 4.495 perusahaan, dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya mencapai 3.694 perusahaan. Dari jumlah tersebut 85 perusahaan mendapat Proper Emas dan 227 perusahaan mendapatkan proper hijau.
“Berdasarkan hasil evaluasi kinerja perusahaan sebanyak 2.961 taat. 1.329 perusahaan tidak taat. 205 perusahaan belum diumumkan karena dalam proses penegakan hukum atau belum beroperasi”, kata mantan Dirjen Penegakan Hukum (Gakkum) saat Kementerian LH bergabun dengan Kementerian Kehutanan.
Bagi pemerintah, Penghargaan Proper yang digelar setiap tahun sebagai upaya untuk meningkatkan ketaatan perusahaan terhadap peraturan lingkungan hidup. Penghargaan ini diberikan KLH dengan menggunakan sejumlah parameter. Penghargaan ini sudah dikembangkan sejak 1995 dari yang awalnya Program Kali Bersih (Prokasih) yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas air sungai yang tercemar. (maspril aries)






