Nasrudin memperlihatkan buah jagung yang dipanen warga Desa Jadi Mulya binaan PT OKI Pulp & Paper Mills. (FOTO: Humas PT OKI Pulp)
KINGDOMSRIWIJAYA-REPUBLIKA NETWORK, Palembang – PT OKI Pulp & Paper Mills yang berlokasi di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) setelah merealisasikan program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) atau CSR dengan perbaikan jalan sepanjang 1,32 km di kawasan Pasar Jetty Baung, Desa Bukit Batu, Kecamatan Air Sugihan.
Kini giliran panen jagung yang merupakan panen terakhir demplot jagung di Desa Jadi Mulya Air Sugihan. Panen jagung yang berlangsung Senin (3/11) dilakukan masyarakat merupakan panen tahun ke tiga seluas 20 hektar dengan hasil produksi 100 ton. Panen dilakukan dengan menggunakan mesin pemanen jagung atau corn harvester.
Panen terakhir demplot jagung binaan PT OKI Pulp & Paper Mills di Desa Jadi Mulya, berhasil memproduksi jagung perhektar rata-rata 5 ton. Keberhasilan demplot jagung tiga tahun terakhir menunjukkan peningkatan. Dimulai tahun 2023 dengan lahan hanya seluas 5 hektar, tahun berikutnya 2024 mengalami perluasan lahan 11 hektar. “Dan terakhir seluas 20 hektar dengan produksi tahun ini sebanyak 100 ton”, Haryanto Sekretaris Desa Jadi Mulya;
“Produktivitas demplot jagung tahun ke tiga menunjukkan peningkatan yang lebih baik. Ke depan akan terus dikembangkan dan digulirkan dengan perluasan tanaman jagung yang sudah disiapkan para petani”, ujar Haryanto yang didampingi Humas PT OKI Pulp, Nasrudin.
Menurut Haryanto, pada panen terakhir demplot jagung ini, merupakan salah satu wujud nyata inovasi dan komitmen pemerintah Desa Jadi Mulya yang dibantu PT OKI Pulp & Paper Mills dalam meningkatkan produktivitas pertanian. “Ini menunjukkan hasil yang memuaskan, menandakan keberhasilan penerapan teknologi dan metode pertanian modern yang telah diterapkan. Alhamdulillah tahun ini tidak ada yang gagal”, katanya.

Sementara itu Nasrudin Humas PT OKI Pulp & Paper Mills menyampaikan apresiasi atas kerja keras para petani dan semua pihak yang terlibat. “Hasil panen yang melimpah ini membuktikan bahwa dengan kerja sama dan penerapan teknologi yang tepat, pertanian di Desa jadi Mulya dapat terus berkembang”, ujarnya.
Dengan keberhasilan demplot jagung ini menurut Nasrudin, tidak hanya menjadi momentum kebanggaan bagi para petani, tetapi juga menjadi motivasi dan semangat bagi masyarakat, untuk terus mengembangkan potensi pertanian. “Bayangkan jika dalam satu hektar rata-rata mampu memproduksi 5 ton jagung dengan harga jagung di Desa Jadimulya pada haraga Rp5.500 berarti petani sudah mengantongi hasil Rp27 juta per musim. Dana ini bisa untuk digulirkan kembali dalam produktivitas di musim yang berbeda, yaitu musim padi”, kata Nasrudin.
Nasrudin berharap ke depan, Desa Jadimulya berkomitmen untuk terus mendukung sektor pertanian melalui berbagai program, baik demplot jagung maupun demplot padi. “Bantuan dari perusahaan PT OKI Pulp & Paper Mills diharapkan dapat membantu meringankan petani beban petani demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang lebih baik”, ujarnya.
Di tempat terpisah, di Palembang, Gadang Hartawan Vice Director PT OKI Pulp & Paper Mills menyampaikan, suksesnya demplot jagung ditandai dengan hasil panen yang tinggi dengan potensi produktivitas dapat memberikan dampak positif seperti peningkatan kesejahteraan petani.
“Keberhasilan yang dicapai tak lepas dari penerapan teknologi pertanian, dimulai dari penggarapan lahan, manajemen air, pemupukan, penyemprotan serta adanya kolaborasi antar pihak seperti pemerintah desa, perusahaaan dan para petani. Sekaligus sebagai upaya mengatasi pembukaan lahan tanpa bakar salah satu nya adalah pengoptimalan pemanfaat lahan”, katanya. (maspril)






