Tim PORSIBA Bukit Asam FC yang berlaga di kompetisi Liga 4 Zona Sumatera Selatan. (FOTO: Humas PTBA)
KINGDOMSRIWIJAYA, Palembang – PT Bukit Asam (PTBA) Tbk kini memiliki binaan klub sepak bola yang baru saja usai berlaga di kompetisi Liga 4 Zona Sumatera Selatan (Sumsel) 2025/2026.
Pada kompetisi yang diikuti enam klub Liga 4 tersebut, PORSIBA Bukit Asam FC sukses menorehkan tinta emas dalam perjalanan sepak bola Sumatera Selatan. Tim binaan BUMN tambang batu bara tersebut sukses meraih posisi peringkat kedua (Runner Up) Liga 4 Zona Sumatera Selatan. Prestasi ini sebuah capaian yang menunjukkan peningkatan signifikan dibanding musim sebelumnya.
Dalam laga final yang berlangsung di Stadion Atletik Jakabaring Sport City, Palembang, PORSIBA FC harus mengakui keunggulan Siti Fatimah FC (klub binaan Rumah Sakit Umum Daerah Siti Fatimah) Palembang dengan skor tipis 1–2. Meski gagal mengangkat trofi juara, hasil tersebut tetap disambut positif oleh manajemen dan pendukung, mengingat perjalanan PORSIBA sepanjang kompetisi terbilang konsisten dan kompetitif.
Capaian runner up ini menjadi bukti bahwa PORSIBA FC terus berkembang sebagai klub sepak bola daerah yang memiliki arah pembinaan jelas dan berkelanjutan. Pada musim lalu, tim kebanggaan Kabupaten Muara Enim itu hanya mampu finis di peringkat ketiga.
Ketua Pengurus Sepak Bola PORSIBA FC, Neci Agus Pranteno, menyampaikan rasa bangga atas perjuangan seluruh pemain, pelatih, dan ofisial. Menurutnya, hasil musim ini merupakan buah dari kerja keras yang dilakukan sejak awal persiapan.
“Alhamdulillah, PORSIBA FC berhasil meningkatkan prestasi dari musim sebelumnya. Ini menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus memperbaiki kualitas tim”, kata Neci, Sabtu (7/2).

Sepanjang Liga 4 Sumsel 2025/2026, PORSIBA tampil meyakinkan sejak fase awal. Lini pertahanan tampil solid, sementara sektor serang cukup produktif dalam mencetak gol. Konsistensi itulah yang membawa PORSIBA melaju hingga partai puncak dan memastikan posisi kedua klasemen akhir.
Mantan Sriwijaya FC
Keberhasilan PORSIBA FC tak lepas dari tangan dingin Wijay, mantan pemain sekaligus legenda hidup Sriwijaya FC, yang dipercaya sebagai pelatih kepala sejak Desember 2025. Meski masa persiapan tergolong singkat—sekitar dua bulan—Wijay mampu memaksimalkan potensi pemain. “Coach Wijay membawa pengalaman dan mental juara. Ia pernah menangani tim Liga 3 Medan hingga level nasional, dan itu sangat membantu perkembangan pemain kami”, ujar Neci.
Dalam masa persiapan, PORSIBA menjalani training center terpusat selama satu setengah bulan, termasuk melakoni laga uji coba melawan sesama tim Liga 4 di Bandar Lampung. Program tersebut difokuskan pada pembentukan fisik, taktik, dan kekompakan tim.
Bintang Muda Lokal
Walau hanya berhasil sebagai Runer Up, PORSIBA FC juga mencatatkan pencapaian individu yang membanggakan. Alif Ahmad Reyhan, striker berusia 22 tahun asal Muara Enim, keluar sebagai top skor Liga 4 Sumsel 2025/2026 dengan koleksi enam gol.

Alif merupakan putra asli daerah Ring 1 perusahaan PTBA. Penampilannya yang tajam dan penuh determinasi menjadi andalan PORSIBA di setiap laga. Keberhasilan Alif meraih gelar top skor sekaligus menegaskan potensi besar pemain lokal Sumatera Selatan di kancah kompetisi resmi. “Ini bukti bahwa pembinaan pemain daerah berjalan baik. Kami berharap Alif dan pemain muda lainnya terus berkembang”, kata Neci.
Klasemen Akhir Liga 4 Sumatera Selatan 2025/2026
| No | Tim | Main | M | S | K | Gol | Kebobolan | SG | Poin |
| 1 | Siti Fatimah FC | 5 | 5 | 0 | 0 | 19 | 3 | +16 | 15 |
| 2 | PORSIBA Bukit Asam FC | 5 | 4 | 0 | 1 | 17 | 1 | +16 | 12 |
| 3 | UNSRI United | 5 | 2 | 1 | 2 | 9 | 6 | +3 | 7 |
| 4 | David FC | 5 | 2 | 1 | 2 | 9 | 10 | -1 | 7 |
| 5 | Persegrata Palembang | 5 | 1 | 0 | 4 | 5 | 27 | -22 | 3 |
| 6 | PS TRIA | 5 | 0 | 0 | 5 | 2 | 14 | -12 | 0 |
Persaingan Ketat dan Warna Kompetisi
Liga 4 Sumsel musim ini berlangsung kompetitif dan penuh warna. Siti Fatimah FC tampil dominan dan tak terkalahkan hingga keluar sebagai juara. PORSIBA FC membayangi ketat di posisi kedua dengan selisih gol yang sama kuat.
Sementara itu, UNSRI United dan David FC menunjukkan performa cukup stabil, meski harus puas di papan tengah. Persegrata Palembang dan PS TRIA menjalani musim yang berat, namun tetap mendapatkan pengalaman berharga untuk pengembangan tim ke depan.
Menanti Tiket Nasional
Dengan status sebagai Runner up Liga 4 Sumsel 2025/2026, PORSIBA FC kini menata langkah menunggu kepastian kuota wakil Sumatera Selatan ke Liga 4 Nasional. Pada musim sebelumnya, Sumsel mendapatkan dua tiket nasional, dan manajemen berharap kuota serupa kembali diberikan. “Kami optimistis PORSIBA FC bisa menjadi wakil Sumsel di tingkat nasional. Saat ini kami masih menunggu keputusan resmi”, ujar Neci.
Jika lolos ke Liga 4 Nasional, PORSIBA akan menghadapi tantangan yang lebih besar sekaligus peluang untuk melangkah ke jenjang kompetisi yang lebih tinggi yakni Liga 3. (maspril aries)
#Penulisan konten ini diolah dengan bantuan AI.






